Dynamic Blinkie Text Generator at TextSpace.net

Feedburner

I heart FeedBurner

Selasa, 17 November 2015

Fungsi Manipulator C++

6


1.Fungsi Manipulator
Fungsi ini pada umumnya digunakan untuk mengatur tampilan layar. untuk menggunakan manipulator ini file header yang harus disertakan adalah iomanip.h
Terdapat beberapa fungsi manipulator yang terdapat di borland C++, antara lain :

 1.1. endl
endl merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menyisipkan karakter NewLine atau mengatur pindah baris. Fungsi ini sangat berguna untuk piranti keluaran berupa file di disk. File header yang harus disertakan adalah iostream.h
Contoh Program :

#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>
main()
{
float l_segitiga, alas, tinggi;
cout<<"Masukan Nilai Alas = ";cin>>alas;
cout<<"Masukan Nilai Tinggi = ";cin>>tinggi;
l_segitiga = 0.5*(alas*tinggi);
cout<<"Luas Segitiga = "<<l_segitiga<<endl;
getch();
}

Output Program :


1.2. Ends
Ends merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menambahkan karakter null (nilai ascii nol) kederatan suatu karakter. Fungsi ini berguna untuk mengirim sejumlah karakter kefile didisk atau modem dan mengakhirinya dengan karakter null. file header yang harus disertakan adalah iostream.h.
Contoh Program :


#include <conio.h>
#include <iostream.h>
main()
{
int a, b, c, d;
clrscr();
a=6; b=5;
c=a%b; d=a*b;
cout<<"Hasil dari C = A % B adalah "<<c<<ends;
cout<<"\nHasil dari D = A * B adalah "<<d<<ends;
getch();
}

Output Program :







1.3. dec, oct dan hex
Merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk konversi data dalam bentuk desimal, oktal dan hexadesimal. file header yang harus disertakan adalah iomanip.h.
contoh program :

#include <conio.h>
#include <iostream.h>
#include <iomanip.h>
void main()
{
int nilai = 11;
cout<<"Nilai = "<<nilai<<endl;
cout<<"Nilai ke Octal = "<<oct<<nilai<<endl;
cout<<"Nilai ke Hexadesimal = "<<hex<<nilai<<endl;
cout<<"Nilai ke Desimal = "<<dec<<nilai<<endl;
getch();
}

Output Program :








1.4. Setprecision()
Setprecision() merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk mengatur jumlah digit desimal yang ingin ditampilkan. File header yang harus disertakan adalah iomanip.h.
Contoh Program :
#include <conio.h>
#include <iostream.h>
#include <iomanip.h>
void main()
{
float a, b, c;
a= 12.21;
b= 22.65;
clrscrt();
c = a*b;
cout<<setiosflags(ios::fixed);
cout<<setprecision(1)<<c<<endl;
cout<<setprecision(2)<<c<<endl;
cout<<setprecision(3)<<c<<endl;
cout<<setprecision(4)<<c<<endl;
cout<<setprecision(5)<<c<<endl;
getch();
}

Output Program :









1.5. Setiosflags()
Fungsi setiosflags() merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk mengatur sejumlah format keluaran data. fungsi ini biasa pada fungsi cout(), file header yang harus disertakan adalah iomanip.h.
Terdapat beberapa format keluaran untuk fungsi setiosflags(), antara lain :
1.5.1. Tanda format perataan kiri dan kanan
Terdapat dua buah tanda format yang digunakan untuk perataan kiri dan kanan, pengaturan terhadap lebar variabel untuk perataan ki dan kanan ini melalui fungsi setw().
  • ios::left   = Digunakan untuk mengatur pertaan sebelah kiri
  • ios::right = Digunakan untuk mengatur perataan sebelah kanan.
Contoh Program :
  
#include <conio.h>
#include <iostream.h>
#include <iomanip.h>
main()
{
int a = 87, b = 32;
clrscr();
cout<<"Penggunaan ios::left dan ios::right \n\n";
cout<<"Rata Sebelah Kiri = ";
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(10)<<a;
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(10)<<b<<endl;
cout<<"Rata Sebelah Kanan = ";
cout<<setiosflags(ios::right)<<setw(10)<<a;
cout<<setiosflags(ios::right)<<setw(10)<<b;
getch();
}

Output Program:







1.5.2. Tanda Format Keluaran Notasi Konversi
Tanda format yang digunakan untuk keluaran Notasi, yaitu :
  • ios::scientific Digunakan untuk mengatur keluaran dalam bentuk notasi eksponensial.
  • ios::fixed digunakan untuk mengatur keluaran dalam bentuk notasi desimal.
Contoh Program :
  
#include <iostream.h>
#include <iomanip.h>
main()
{
clrscr();
cout<<"Penggunaan ios::scientific dan ios::fixed\n";
cout<<"\nHasil ios::scientific dari 84.83 adalah ";
cout<<setiosflags(ios::scientific)<<84.83<<endl;
cout<<"Hasil ios::fixed dari 29.43 adalah ";
cout<<setiosflags(ios::fixed)<<29.43<<endl;
getch();
}

Output Program :






1.5.3. Tanda Format Konversi Dec, Oct dan Hex
Terdapat tiga macam tanda format yang digunakan untuk konversi keluaran dalam basis Decimal, Octal dan Hexadecimal, yaitu :
  • Ios::decDigunakan untuk mengatur keluaran dalam konversi basis desimal.
  • Ios::octDigunakan untuk mengatur keluaran dalam konversi basis octal.
  • Ios::hexDigunakan untuk mengatur keluaran dalam konversi basis Hexadecimal.
Contoh Program :
//tanda format ios::dec, ios::oct, ios::hex
#include <conio.h>
#include <iostream.h>
#include <iomanip.h>
main()
{
clrscr();
cout<<"Bilangan Decimal dari 35     = ";
cout<<setiosflags(ios::dec)<<35<<endl;
cout<<"Bilangan Octal dari 20       = ";
cout<<setiosflags(ios::oct)<<20<endl;
cout<<"Bilangan Hexadecimal dari 15 = ";
cout<<setiosflags(ios::hex)<<15;
getch();
}

Output Program :







1.5.4. Tanda Format Manipulasi Huruf Hexadecimal
Untuk mengubah huruf atau memanipulasi hexadecimal dapat menggunakan tanda format berikut :
  • Ios::uppercaseDigunakan untuk mengubah notasi huruf pada hexadecimal
Contoh Program :
//tandaformat ios::uppercase
#include <conio.h>
#include <iostream.h>
#include <iomanip.h>
main()
{
int a;
clrscr();
cout<<"Penggunaan ios::uppercase\n";
cout<<"--------------------------\n";
cout<<"Tanpa  Dengan \n";
cout<<"Konversi Konversi \n";
cout<<"--------------------------\n";
for (a=1; a<=15; a++)
cout<<hex<<a<<endl;
for (a=1; a<=15; a++)
{
gotoxy(13,a+5);
cout<<setiosflags(ios::uppercase)<<hex<<a<<endl;
}
getch();
}

Output Program :


















1.5.5. Tanda Format Output Dasar Bilangan Hexadecimal dan Octal
Untuk mengubah huruf atau memanipulasi hexadecimal dan octal dapat menggunakan tanda format berikut :
  • Ios::showbaseDigunakan untuk menampilkan tanda 0x (nol-x) diawal pada tampilan bilangan hexadecimal dan 0 (nol) diawal pada tampilan bilangan decimal.
Contoh Program :
//tandaformat ios::showbase
#include <conio.h>
#include <iostream.h>
#include <iomanip.h>
main()
{
int a;
clrscr();
cout<<"Penggunaan ios::showbase\n";
cout<<"--------------------------\n";
cout<<"Decimal Hexadecimal Octal\n";
cout<<"--------------------------\n";
cout<<setiosflags(ios::showbase);
for (a=1; a<=15; a++)
{
gotoxy(4,a+5);
cout<<dec<<a<<endl;
}
for (a=1; a<=15; a++)
{
gotoxy(13,a+5);
cout<<hex<<a<<endl;
}
for (a=1; a<=15; a++)
{
gotoxy(22,a+5);
cout<<oct<<a<<endl;
}
cout<<"--------------------------\n";
getch();
}

Output Program :


















1.5.6. Tanda Format Menampilkan Simbol Plus (+)
Untuk menampilkan simbol Plus(+) pada bilangan genap dengan menggunakan tanda format berikut :
  • Ios::showposUntuk menampilkan simbol plus (+) pada variabel yang memiliki nilai bilangan positif.
Contoh Program :
//tanda format ios::showpos
#include <conio.h>
#include <iostream.h>
#include <iomanip.h>
main()
{
int a=8, b=-9;
clrscr();
cout<<"Tanpa Menggunakan ios::showpos\n";
cout<<"Nilai a = "<<a<<" Nilai b = "<<b<<endl;
cout<<setiosflags(ios::showpos);
cout<<"\n";
cout<<"Dengan Menggunakan ios::showpos\n";
cout<<"Nilai a = "<<a<<" Nilai b = "<<b<<endl;
getch();
}

Output Program :

1.6. setbase()
Merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk konversi bilangan octal, decimal dan hexadecimal. File header yang harus disertakan iomanip.h.
Bentuk penulisan :
setbase(base bilangan);
Contoh Program :

//Penggunaan Manipulator setbase()
# include <stdio.h>
# include <conio.h>
# include <iostream.h>
# include <iomanip.h>
main()
{
int a;
clrscr();
cout<<"Penggunan Manipulator setbase()"<<"\n\n";
cout<<"Decimal Octal Hexadecimal"<<endl;
cout<<"----------------------------"<<"\n";
for(a=250;a<=260;a++)
{
cout<<setbase(10)<<a<<"     ";
cout<<setbase(8)<<a<<"       ";
cout<<setbase(16)<<a<<endl;
}
getche();
}

Output Program :















1.7. setw()
Merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk mengatur lebar tampilan dilayar dari suatu nilai variabel. File header yang harus disertakan iomanip.h .
Bentuk penulisannya :
setw(int n);
n = Merupakan nilai lebar tampilan data, integer.
Contoh Program :
// Penggunaan Manipulator setw()
#include <conio.h>
#include <iostream.h>
#include <iomanip.h>
main()
{
int a;
clrscr();
cout<<"Penggunaan Manipulator setw()\n";
cout<<"-----------------------------\n";
for(a=1;a<=10;a++)
{
cout<<setw(a)<<a<<endl;
}
cout<<"------------------------------";
getch();
}

Output Program :














1.7. setfill()
Merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menampilkan suatu karakter yang ditelakan didepan nilai yang diatur oleh fungsi setw(). File header yang harus disertakan adalah iomanip.h .
Bentuk penulisannya :
setfill(charakter);
Contoh Program :
// Penggunaan setfill dan setw()
#include <conio.h>
#include <iostream.h>
#include <iomanip.h>
main()
{
int a;
clrscr();
cout<<"Penggunaan Manipulator setfill()\n";
cout<<"--------------------------------\n";
for(a=1;a<=10;a++)
{
cout<<setfill('_');
cout<<setw(a)<<a<<endl;
}
getch();
}

Output Program :













Referensi :
Buku Edisi Revisi Pemrogramman C++ dengan Borland C++ 5.02
 Klik link di bawah ini untuk mendownload Document ini 

6 comments:

pulsa murah bandung said...
thanks bro . . bermanfaat banget
ebid boy said...
hatur nuhun...
Wawan Beneran said...
This comment has been removed by the author.
gatewan.com said...
Pranala --> Contoh Program C++ Menggunakan Iomanip dan setw
gatewan.com said...
Pranala--> MENGENAL MANIPULATOR DALAM C++
Zain_Adinata said...
mohon maaf sebelumnya kok tidak bisa di download ya soalnya saya butuh banget pembahasan ini.

Post a Comment

 

Kamis, 12 November 2015

Contoh Login di android studio

TableLayout pada layout.xml terdiri dari baris dan kolom seperti yang ada pada tag table HTML.
Disini kita akan membuat tampilan yang terdiri dari widget editText,TextView dan Button. Dan juga sebelumnya kita bisa membuat rancanganya terlebih dahulu.

 Seperti gambar berikut



Rancangan Table Layout
Rancangan Baris dan Kolom
Struktur folder/file Layout.xml
Struktur folder/file Layout.xml

                    Pastikan kalian sudah Membaca Cara Membuat Aplikasi HelloWorld di Android Studio untuk dasarnya ,karna tutorial disini kita akan langsung mulai pemrograman Aplikasi di dalam Android Studio .
Buat  file layout.xml

Klik Kanan folder Layout di app> res>Layout

Buat file layout
Buat file Layout

Buat Nama Layout
Buat nama layout


Kalian bisa membuat layout.xmlnya seperti code berikut:
01<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
02<TableLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
03    android:id="@+id/tableLayout1"
04    android:layout_width="match_parent"
05    android:layout_height="match_parent"
06    android:padding="10dp"
07    android:shrinkColumns="*"
08    android:stretchColumns="*" >
09 
10    <!-- Baris 1 Kolom 1 -->
11 
12    <TableRow
13        android:id="@+id/tableRow1"
14        android:layout_width="match_parent"
15        android:layout_height="wrap_content"
16        android:gravity="center_horizontal" >
17 
18        <TextView
19            android:id="@+id/textView9"
20            android:layout_width="match_parent"
21            android:layout_height="wrap_content"
22            android:gravity="center"
23            android:text=" Contoh Login"
24            android:textSize="24dp"
25            android:textStyle="bold" >
26        </TextView>
27    </TableRow>
28 
29    <!--Baris 2 Kolom 2 -->
30 
31    <TableRow
32        android:id="@+id/tableRow2"
33        android:layout_width="match_parent"
34        android:layout_height="wrap_content" >
35 
36        <TextView
37            android:id="@+id/textView1"
38            android:layout_width="wrap_content"
39            android:layout_height="wrap_content"
40            android:text="UserName"
41            android:textSize="16dp" />
42 
43        <EditText
44            android:id="@+id/editText1"
45            android:layout_width="match_parent"
46            android:layout_height="wrap_content"
47            android:ems="10" >
48        </EditText>
49    </TableRow>
50 
51    <!-- Baris 3 Kolom 3 -->
52 
53    <TableRow
54        android:id="@+id/tableRow3"
55        android:layout_width="match_parent"
56        android:layout_height="wrap_content" >
57 
58        <TextView
59            android:id="@+id/textView2"
60            android:layout_width="wrap_content"
61            android:layout_height="wrap_content"
62            android:text="Password"
63            android:textSize="16dp" />
64 
65        <EditText
66            android:id="@+id/editText2"
67            android:layout_width="match_parent"
68            android:layout_height="wrap_content"
69            android:ems="10"
70            android:inputType="textPassword" >
71        </EditText>
72    </TableRow>
73 
74    <!-- Baris 4 Kolom 1 -->
75 
76    <TableRow
77        android:id="@+id/tableRow4"
78        android:layout_width="match_parent"
79        android:layout_height="wrap_content"
80        android:gravity="right" >
81 
82        <Button
83            android:id="@+id/button1"
84            android:layout_width="match_parent"
85            android:layout_height="wrap_content"
86            android:text="Masuk" />
87    </TableRow>
88 
89</TableLayout>

Hasilnya:

Cara membuat Table Layout pada layout.xml
Table Layout

Hello World di android

Setelah kita tahu bahwa Google telah Merilis Android Studio 1.0 yang diyakini merupakan versi resmi dan stabil,Setelah melalu tahap Beta. Dan Menginstall Android Studio 1.0, Mungkin kalian harus beradaptasi terlebih dahulu untuk setiap tampilanya yang kalian belum begitu familiar seperti di Android Developert Tools (ADT) Namun mungkin tutorial berikut sedikit membantu kalian. Nah sekarang kita  mencoba membuat aplikasi pertama  hello world di Android Studio.
  • Pertama-tama kita buka IDE Android Studio.


 Android Studio,Loading
Android Studio


  • Jika kita di Welcome to Android Studio bisa memlih Start new Android Studio project


mulai-membuat-aplikasi-android-studio
Welcome to Android Studio
  • Namun jika kita sedang membuka project Android yang lain kita bisa pilih File lalu  kita pilih New Project..   

                                                             
New Project Android Studio
New Project
  • Maka tampilan New Project akan seperti ini 
  • Application Name : berisi Nama Aplikasi kita yang akan di buat
  • Company Domain : nama unik untuk mengidentifikasi Aplikasi kalian,jika kalian tidak mempunyai perusahaan resmi, ini tidak jadi masalah namun jika ingin merilis di Google Play kalian harus mengisinya secara detail.
  • Package Name : digunakan untuk paket namespace seperti di Pemrograman Java. Nama ini juga harus unik di semua Aplikasi yang terinstal.
  • Project Location : Lokasi folder dari Project Android kalian yang akan di simpan kali ini saya menggunakan D:\Project\Sample\AplikasiHelloWorld.
  • Jika sudah terisi dengan benar kita pilih Next.

new project aplikasi android studio
Configure New Project
  • Sekarang kita masuk ke jendela Minimum SDK.
  • Saya Menggunakan API 15: Android Ice Cream Sandwich. Di Android Studio 1.0 ini juga kalian bisa membuat Aplikasi Android untuk Smart Tv ,Perangkat Wearable ,Seperti Jam dan Google Glass.
  • Lalu kita pilih Next.


                                                 
Konfigurasi Minimum SDK Android Studio
Configure Minimum SDK

  • Disini kita bisa Memilih berbagai jenis Activity.
  • Untuk Awal-awal saya Pilih Blank Activity.

Menambahkan Activity di Android Studio
Menambahkan Activity
  •     Disini kita masuk ke Jendela Choose options for your new file.
  •     Activity Name : Nama Activity Aplikasi ini digunakan untuk menamai file Java.
  •     Layout Name  : Memberi Nama file layout Aplikasi digunakan untuk sumber daya tampilan  interface Aplikasi.
  •     Title  : Digunakan untuk Judul Aplikasi kita di Action Bar.
  •     Menu Resource Name : untuk membuat file menu seperti Settings.

                                            
Memilih Option New File di Android Studio
Memilih Option New file

        Jika sudah terisi dengan Benar kita pilih Finish.


Catatan :berbeda dengan ADT(Android Devlopment Eclipse) jika di Android Studio jika kita membuat  Aplikasi atau membuka  Aplikasi  baru maka akan otomatis ke ke Jendela Baru atau New Window.


Setelah kita pilih Finish dan menunggu proses building Aplikasi telah sukses di buat, kalian akan menuju ke tampilan seperti Gambar di bawah.
Struktur Folder Project terletak di Sebelah kiri dan di Tengah terdapat Layout Aplikasi Kita


                     
Halaman Awal Pembuatan Aplikasi di Android Studio
Halaman Awal Pembuatan
Penjelasan Mengenai Struktur Folder Projectnya sebagai berikut:



Cara Membuat Aplikasi Android Hello World Pertama di Android Studio
Struktur Folder Project

Seperti di gambar Struktur Folder  Project atau bisa disebut Module app terdiri dari beberapa folder bagian.  Seperti di ADT(Android Developer Tools) Eclipse Aplikasi Android Mempunyai 3  inti folder utama: yaitu manifest,java,dan res.

manifest: foldernya berisi Android Manifest.xml yang berfungsi untuk menyimpan registrasi tiap-tiap activity di Aplikasi Android.
java: berisi kumpulan source code pengembangan pemrograman  berbasis java di Android Studio ,terdapat 2 folder yang satu folder inti source code Aplikasi ,yang satunya lagi berisi folder java test.
res : berisi kumpulan file resource untuk tampilan dan user interface Aplikasi kita. dan mempunyai format .xml dan berisi folder drawable yang berguna untuk menyimpan gambar berformat jpg atau png. dan layout untuk tampilan. dan menu untuk tampilan menu dan values untuk menyimpan tampilan tiap kata atau kalimat.
Gradle Script adalah tempat untuk menyimpan Build tools, yang di pakai Android Studio.



Menjalankan Aplikasi Android Hello World Pertama di Android Studio

Untuk Menjalankan Aplikasi Android di Android Studio bisa menekan Shift+F10.


Cara Membuat Aplikasi Android Hello World Pertama di Android Studio
Run 'app'


Jika kalian mempunyai Real Device atau Smartphone Android. bisa langsung menjalankanya dan menampilkan Aplikasi kita di Smartphone Android,melalu proses adb debugging. 

lalu kita bisa memilih Smartphone Android kita sesuai versi os, disini saya menggunakan 4.2.2 Jelly Bean (API 17)

Cara Membuat Aplikasi Android Hello World Pertama di Android Studio
Choose Device

Setelah itu Aplikasi Android kita Secara otomatis akan di tampilkan melalui Smartphone Android. Seperti gambar dibawah:


Cara Membuat Aplikasi Android Hello World Pertama di Android Studio
HelloWorld App

Demikan Cara Membuat Aplikasi Android Hello World Pertama di Android Studio
Kurang lebihnya mohon maaf
Jika ada pertanyaan bisa komentar di bawah 
Terimakasih.