Dynamic Blinkie Text Generator at TextSpace.net

Feedburner

I heart FeedBurner

Senin, 03 Desember 2018

Schema Markup Seo On Top Page Rank

1. Mengenal Istilah Structured Data, Schema Markup & Rich Snippet 

Sering kali kita mendengar kata data terstruktur (structured) dan juga Data Tidak Terstruktur (Unstructured).
Data terstruktur adalah data yang berada dalam satu tempat baik berbentuk sebuah file termasuk data yang berada dalam database ataupun spreadsheet. Data terstruktur adalah yang membuat model data. Contohnya adalah data CRM, Industry Research Data dan lain sebagainya.
Data terstruktur biasanya dijalankan untuk mengakses database yang disebut dengan Structured Query Languange atau yang lebih dikenal dengan SQL.
Berikut adalah ilustrasi tentang SQL. Anda ingin melihat daftar buku yang memiliki harga diatas 1000 dan di urutkan sesuai dengan judul, Anda bisa menggunakan.

SELECT * FROM buku WHERE harga > 1000 ORDER BY judul;

Dari sana Anda akan mendapatkan data dari database sesuai permintaan Anda dengan memunculkan buku yang memiliki harga diatas 1000 dan otomatis diurutkan sesuai judul.
Sedangkan Data tidak terstruktur adalah data yang tidak mudah diklasifikasi dan dimasukan kedalam sebuah kotak dengan rapi. Contohnya adalah foto, gambar, grafis, streaming, instrument data, webpages, pdf, konten blog dan lain sebagainya.

Salah satu aspek yang membuat mesin pencari seperti Google Search bisa akurat adalah tersedianya data yang terstuktur di halaman web. Semakin terstruktur semakin baik Google menilai suatu halaman web, karena artinya pemilik situs serius dalam menyediakan content yang baik.

Schema Markup adalah suatu bentuk microdata yang digunakan untuk menanamkan metadata HTML terstruktur (“data tentang data”) dengan konten halaman web yang ada untuk memberikan informasi tambahan serta pengalaman browsing yang lebih kaya bagi pengguna atau dapat kita kenal dengan istilah Rich Snippets.

Dalam upayanya, HTML, Google, Microsoft, Yahoo dan sekarang Yandex telah bersama-sama menciptakan Schema Markup umum. Hasil kerja kolektif mereka adalah situs schema.org, yang memiliki tujuan menciptakan Schema Markup yang seragam atau memiliki standar yang saling didukung oleh semua search engine.

Meskipun belum diakui secara resmi dampak positif yang diberikan dari Schema Markup pada SERPs (peringkat halaman di search engine), Searchmetrics menemukan bahwa halaman dengan integrasi schema.org berperingkat lebih baik dengan rata-rata empat posisi dibandingkan dengan halaman tanpa schema.org.

rich-snippets-hasil-pencarian

Informasi-informasi tambahan dari hasil pencarian akan membuat daftar terlihat lebih dalam pencarian, yang berarti akan lebih banyak traffic organik untuk blog WordPress anda. Tentunya hal ini akan membantu dalam membangun sebuah otoritas pada niche yang anda pilih menjadi blog yang terlihat lebih dalam hal pencarian.

“Secara umum, semakin banyak markup yang ada, seperti skema, video atau apa pun, semakin mudah search engine menafsirkan apa yang benar-benar penting pada sebuah halaman,” kata Matt Cutts, kepala tim spam web Google.
Schema Markup memberikan win-win solution bagi ketiga pihak:
  • Search engine, yang harus terus menerus meningkatkan pengalaman pengguna untuk menjaga / meningkatkan pangsa pasar pencarian mereka,
  • Pengguna/user, yang menerima hasil pencarian yang lebih baik, dan
  • Pemilik website, yang memanfaatkan Schema Markup sebagai senjata mutakhir SEO.

2. Memasang Schema Markup Pada WordPress Menggunakan Plugin

Mengelola Schema Markup  secara manual bisa menjadi hal sulit bahkan bagi pemilik situs berpengalaman. Untungnya, ada beberapa plugin WordPress yang akan menjadikannya sangat mudah bagi anda untuk menambahkan Rich Snippets di situs WordPress.
Ada beberapa pilihan plugin yang dapat kita gunakan :

a. Hal pertama yang perlu anda lakukan adalah menginstal dan mengaktifkan plugin All In One Schema.org Rich Snippets. Setelah selesai instalasi, lakukan aktivasi cukup dengan meng-klik pada ikon menu Rich Snippets pada sidebar untuk melanjutkan.
plugin-rich-snippets-1
Akan terlihat jenis konten yang berbeda yang dapat dibuat dengan plugin ini. Berikut adalah daftar cakupan jenis kontennya:
  • Item Review
  • Events
  • Person
  • Product
  • Recipe
  • SoftwareApp
  • Video
  • Article
plugin-rich-snippets-2

b. Yang perlu anda lakukan adalah dengan membuat posting baru atau mengedit postingan yang sudah ada. Tepat berada di bagian bawah post editor, akan telihat meta kotak baru yang berlabel Configure Rich Snippets. Di dalamnya akan terlihat menu drop-down yang dapat memilih jenis konten untuk posting yang sedang di kerjakan.

c. Setelah memilih jenis konten maka akan menampilkan field Rich Snippets yang perlu diisi. Pada gambar di bawah, terpilih jenis kontennya adalah artikel, dan itu akan menunjukkan nama artikel, penulis, deskripsi singkat, dan fields dari gambar artikel.
Tidak diharuskan untuk menambahkan semua field tetapi beberapa field yang hanya diperlukan oleh Google untuk menampilkan Rich Snippets saja. Dan jangan lupa untuk menyimpan posting ke tempat penyimpanan data dari Rich Snippets.

plugin-rich-snippets-3

3. Memasang Schema Markup Pada WordPress Menggunakan Cara Manual

Rich Snippets atau Schema Markup dapat ditulis dalam format yang berbeda diantaranya  adalah Microdata, RDFa, dan JSON-LD. Anda dapat menggunakan salah satunya di situs anda.

Apabila menambahkan Rich Snippets secara manual ke dalam postingan WordPress, maka diperlukan juga dokumentasi rujukan ke Google’s Developer Resource on Structured Data dan Schema.org untuk memahami sifat-sifat yang diperlukan untuk masing-masing jenis kontennya.

Berikut contoh menambahkan Schema Markup pada Tag HTML menggunakan format microdata:
<p>
 <a href="http://npr.org">National Public Radio</a> has a sponsor:
 <a href="http://www.example.com/GloboCorp">GloboCorp</a>.
</p>
berubah menjadi:
<p itemscope itemprop="organization" itemtype="http://schema.org/Organization">
 <a href="http://npr.org" itemprop="url">
 <span itemprop="name">National Public Radio</span> 
</a> has a sponsor: <span itemprop="sponsor" itemscope itemtype="http://schema.org/Organization">
 <a itemprop="url" href="http://www.example.com/GloboCorp"> 
<span itemprop="name">GloboCorp</span>
 </a>
 </span>.
</p>
Berikut contoh penggunaan Schema Markup menggunakan Microdata untuk menampilan thumbnail video pada search engine:
video-schema-markup
Required Properties:
  • Name
  • Description
  • ThumbnailUrl
  • UploadDate.
<div itemscope itemtype="http://schema.org/VideoObject">
 <link itemprop="url" href="http://www.ted.com/talks/boaz_almog_levitates_a_superconductor">
 <meta itemprop="name" content="The levitating superconductor" />
 <meta itemprop="description" content="How can a super-thin 3-inch disk levitate something 70,000 times its own weight? In a riveting demonstration, Boaz Almog shows how a phenomenon known as quantum locking allows a superconductor disk to float over a magnetic rail — completely frictionlessly and with zero energy loss. Experiment: Prof. Guy Deutscher, Mishael Azoulay, Boaz Almog, of the High Tc Superconductivity Group, School of Physics and Astronomy, Tel Aviv University." />
 <meta itemprop="uploadDate" content="2015-02-05T08:00:00+08:00" />
 <meta itemprop="duration" content="PT10M25S">
 <img itemprop="thumbnailUrl" src="https://tedcdnpi-a.akamaihd.net/r/tedcdnpe-a.akamaihd.net/images/ted/b9693798223a4101be834398af15df5560d3f25c_1600x1200.jpg?quality=95&amp;w=480" />
</div>

Sedangkan contoh Schema Markup menggunakan format JSON-LD:
<p>
 <a href="http://npr.org">National Public Radio</a> has a sponsor:
 <a href="http://www.example.com/GloboCorp">GloboCorp</a>.
 </p>
Berubah menjadi:
<script type="application/ld+json">
 {
 "@context": "http://schema.org/",
 "@type": "Organization",
 "name": "National Public Radio",
 "url": "http://npr.org",
 "sponsor":
 {
 "@type": "Organization",
 "name": "GloboCorp",
 "url": "http://www.example.com/"
 }
 }
 </script>

Perlu diketahui bahwa pada pengimplementasian menggunakan format Microdata, anda perlu untuk melakukan perubahan code HTML yang sudah ada. Sedangkan pada JSON-LD jauh lebih mudah dibaca dan juga di-debug. Ini juga tidak perlu disisipkan dengan teks yang terlihat pengguna dari halaman dan oleh karena itu, ini dapat mempermudah untuk mengekspresikan data Anda.

Berikut adalah contoh jika Anda ingin memberikan informasi tambahan atau Schema Markup Local Business pada situs WordPress Anda, dengan menggunakan format Microdata anda cukup meletakan nya di widget footer.
local-business-widgets

Dan apabila menggunakan format JSON-LD, Anda bisa meletakkan pada custom field saat Anda berada pada halaman pembuatan artikel baru.
schema-custom-fields


CATATAN: Bagi Anda yang ingin bermain-main dengan Schema Markup tapi takut akan kompleksitas dan tidak begitu familiar dengan HTML, Google telah menciptakan Structured Data Markup Helper.

b. Pilih jenis data yang Anda berencana untuk markup.
Structured-Data-Markup-Helper-Google
c. Paste di URL dari halaman atau artikel yang ingin Anda markup atau Anda juga dapat memasukan HTML pada field yang disediakan. Kemudian, klik “Start Tagging.”
d. Sorot dan pilih jenis elemen yang akan ditandai. Gunakan daftar item data sebagai panduan, dan sorot item lainnya dalam artikel Anda untuk menambahkan mereka ke daftar markup.

structured-data-markup
e. Setelah selesai, klik “Buat HTML.”
f. Tambahkan Schema Markup ke halaman web Anda sesuai letak perubahan yang ditandai dengan baris kuning.
structured-data-markup-2
g. Alternatif sederhana adalah untuk men-download file HTML yang dihasilkan secara otomatis, dan copy / paste ke CMS atau sumber kode Anda.
structured-data-markup-3

4. Cara Melakukan Pengujian Schema Markup atau Rich Snippets

Google maupun search engine lainnya mungkin tidak segera mengambil Rich Snippets atau menunjukkannya dalam hasil pencarian. Bagaimana agar bisa tahu cara menggunakan Rich Snippets dengan benar di blog WordPress?

Caranya hanya perlu mengunjungi Google’s Structured Data Testing Tool dengan cara menyisipkan markup kedalam tool nox atau klik pada link Fetch URL untuk memasukkan URL. Dan klik pada tombol Validate dan tool akan meninjau markup yang telah disubmit.
pengujian-rich-snippets


Apakah Schema Markup senjata baru SEO? Mungkin bukan; dunia pemasaran digital yang sudah terlalu menyebar dan canggih untuk itu. Namun, jika bisnis Anda mencari strategi SEO baru dan efektif, Schema Markup menawarkan cara yang nyata untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan menenangkan search engine.


Semoga artikel berjudul “Mengenal Schema Markup & Structured Data SEO” bisa bermanfaat dan silahkan jika masih ada yang kurang jelas dapat ditanyakan di kolom komentar dibawah ini.
Silahkan Like Fanspage dan Share artikel ini jika menurut kamu bermanfaat untuk kamu dan orang lain.
 Sumber : https://informatikalogi.com/mengenal-schema-markup-structured-data-seo/

Minggu, 02 Desember 2018

Propagasi DNS

Beberapa kasus yang sering ditemui saat anda sudah melakukan order domain adalah tidak bisa mengakses domain disaat layanan sudah aktif. Nah, hal ini yang biasanya sering disebut dengan Propagasi DNS (Domain Name System).
Masa Propagasi DNS adalah waktu yang dibutuhkan oleh domain untuk dapat tersambung dengan server. Untuk masa Propagasi DNS sendiri mempunyai beragam variasi, yang biasanya bisa berlangsung hingga 1 x 24 Jam. Jika Domain sudah melewati masa Propagasi, maka domain yang sudah aktif tersebut dapat diakses.
Berikut ini adalah beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya Propagasi DNS, diantaranya :
  • Umur Domain Name : semakin baru nama domain tersebut biasanya membutuhkan waktu untuk melakukan Propagasi DNS.
  • Internet Service Provider : Dalam hal ini masa Propagasi DNS juga dipengaruhi oleh ISP yang digunakan oleh pengguna. ISP akan melakukan penyesuaian terhadap DNS yang baru untuk diaktifkan pada kodisi tertentu.
  • Registrar : Tempat Anda melakukan pendaftaran domain akan mempengaruhi percepatan Propagasi DNS Anda. Domain name internasional atau TLD biasanya memiliki respon yang lebih cepat jika dibandingkan registrar domain name lokal atau ccTLD.
Ingin mempercepat Proses Propagasi DNS ? Anda bisa mengecek melalui postingan Cara Mempercepat Propagasi DNS

Sumber : https://idcloudhost.com/panduan/pengertian-propagasi-dns/

Selasa, 27 November 2018

Memperbaiki vm331Rmv.exe

Apa vm331Rmv.exe? Bagaimana cara memperbaikinya? Apakah itu virus?

Kesalahan komputer seperti kesalahan vm331Rmv.exe sangat mengganggu, karena sangat memengaruhi kinerja sistem komputer Anda. Banyak orang seperti Anda sering mengalami kesalahan ini. Artikel ini dirancang untuk menjelaskan apa vm331Rmv.exe, apa yang menyebabkan kesalahan vm331Rmv.exe ini dan yang paling penting adalah bagaimana memperbaiki kesalahan ini. Jadi, mari kita mulai.
Catatan: Perbaikan manual membutuhkan pengetahuan komputer yang memadai. Jika Anda tidak yakin melakukan perbaikan manual, disarankan agar Anda menggunakan Alat Perbaikan Kesalahan ini untuk memperbaiki masalah secara otomatis.

Ikhtisar file vm331Rmv.exe:

Nama file:
vm331Rmv.exe (Pindai Gratis)
Deskripsi berkas:
vm331rmv
Nama Produk:
vm331rmv
Versi Produk:
1, 0, 0, 2
File md5:
51812a5eb511aa4693b7ccf5d1024b13
Jenis file:
file exe
OS Terinfeksi:
Windows NT / 2000/2003 / XP / Vista / 2008/7/8/10
Disarankan:
Unduh vm331Rmv.exe Error Free Scan Tool

Apa Kesalahan vm331Rmv.exe?

file vm331Rmv.exe adalah file DLL penting yang dimiliki oleh vm331rmv oleh vm331rmv. File ini memastikan sistem Windows dan vm331rmv berfungsi dengan benar. Jika Anda menerima kesalahan ini ketika Anda mencoba menjalankan perangkat lunak atau menggunakan fungsi sistem, Anda harus tahu bahwa perangkat lunak atau sistem Windows Anda mungkin memiliki beberapa masalah. Korupsi atau penghapusan file vm331Rmv.exe akan menyebabkan kesalahan vm331Rmv.exe ketika perangkat lunak atau sistem Windows memanggil file ini. Biasanya, Anda tidak akan menerima kesalahan vm331Rmv.exe kecuali ada masalah dengan file atau sistem Windows Anda.

Apa Penyebab Kesalahan vm331Rmv.exe?

Ada banyak kemungkinan yang menyebabkan kesalahan vm331Rmv.exe ini.
  • File vm331Rmv.exe dihapus ketika program lain dihapus dari komputer Anda.
  • Versi baru dari file vm331Rmv.exe yang diinstal oleh program lain ditimpa dan tidak kompatibel dengan program lain yang memberikan kesalahan vm331Rmv.exe.
  • File vm331Rmv.exe sengaja atau keliru dihapus oleh pengguna atau program komputer lain.
  • Entri registri file vm331Rmv.exe rusak.
  • Ada masalah dengan perangkat keras.

Bagaimana Memperbaiki Kesalahan vm331Rmv.exe?

Meskipun pesan kesalahan komputer seperti kesalahan vm331Rmv.exe tidak berbahaya, itu bisa menjadi tanda untuk masalah yang lebih serius. Ketika Windows atau perangkat lunak memberikan pesan kesalahan, itu berarti menarik perhatian Anda dan membutuhkan Anda untuk memperbaiki masalah. Agar PC Anda tetap berfungsi dengan baik, ikuti langkah-langkah untuk memperbaiki kesalahan Anda:

Langkah 1. Jalankan scan virus di atas sistem Anda.

Hal pertama yang perlu Anda pastikan adalah bahwa kesalahan ini bukan disebabkan oleh malware komputer. Ada banyak malware komputer yang benar-benar dapat menyerang komputer Anda menyebabkan berbagai masalah. Infeksi malware dapat menjadi penyebab kesalahan vm331Rmv.exe. Mereka dapat mengubah atau menghapus file program, dan mengubah program dan pengaturan sistem. Untuk memastikan kesalahan vm331Rmv.exe ini tidak disebabkan oleh malware komputer, Anda sebaiknya menggunakan perangkat lunak antivirus dan menjalankan pemindaian virus di atas sistem komputer Anda.

Langkah 2. Daftarkan ulang file vm331Rmv.exe.

Jika Anda menjalankan pemindaian virus dan tidak menemukan malware apa pun di komputer Anda, maka Anda dapat mendaftarkan ulang file vm331Rmv.exe. Biasanya, ketika sebuah program diinstal, ia akan mendaftarkan file-nya di registri. Jika file vm331Rmv.exe tidak terdaftar dengan benar, Windows atau vm331rmv tidak akan dapat berfungsi dengan benar. Untuk mendaftarkan file vm331Rmv.exe,
2.1 Buka prompt perintah yang ditinggikan.
Windows 7, Windows Vista, dan Windows 10:
Klik Mulai , ketik cmd di kotak Pencarian, klik kanan Prompt Perintah, dan klik Jalankan sebagai administrator . Saat Kontrol Akun Pengguna muncul, klik Ya untuk melanjutkan.
Windows 8 dan 8.1:
Geser mouse Anda ke tepi kanan layar, klik Cari, ketik cmd di kotak Pencarian, klik kanan Prompt Perintah, dan klik Jalankan sebagai administrator . Saat Kontrol Akun Pengguna muncul, klik Ya untuk melanjutkan.
2.2 Di jendela prompt perintah, ketik regsvr32 [path lengkap dari file vm331Rmv.exe] . Contohnya adalah regsvr32 C: \ Windows \ System32 \ example.dll
2.3 Setelah vm331Rmv.exe terdaftar, ini akan memberi Anda pesan yang memberi tahu Anda bahwa ini berhasil terdaftar.

Langkah 3. Jalankan SFC / scannow untuk memperbaiki file sistem.

Pemeriksa Berkas Sistem adalah utilitas Windows yang sangat berguna yang dapat memindai file sistem Windows yang rusak dan kemudian menggantinya. Jika file Anda hilang atau tidak ditemukan, Anda dapat menjalankan Pemeriksa Berkas Sistem untuk mendapatkannya kembali.
Untuk melakukannya,
3.1 Buka prompt perintah yang ditinggikan.
Windows 7, Windows Vista, dan Windows 10
Klik Mulai , ketik cmd di kotak Pencarian, klik kanan Prompt Perintah, dan klik Jalankan sebagai administrator . Saat Kontrol Akun Pengguna muncul, klik Ya untuk melanjutkan.
Windows 8 dan 8.1
Geser mouse Anda ke tepi kanan layar, klik Cari, ketik cmd di kotak Pencarian, klik kanan Prompt Perintah, dan klik Jalankan sebagai administrator . Saat Kontrol Akun Pengguna muncul, klik Ya untuk melanjutkan.
3.2 Di jendela prompt perintah, ketik sfc / scannow lalu tekan tombol Enter.
Tunggu hingga Pemeriksa Berkas Sistem memindai dan mengganti semua file yang rusak atau hilang.

Langkah 4: Memperbaiki registri.

Jika Anda sudah mencoba langkah-langkah di atas tetapi tidak bisa mendapatkan kesalahan vm331Rmv.exe diperbaiki, maka Anda dapat mencoba untuk memperbaiki registri. Seperti diketahui semua orang, registri adalah basis data paling penting di mana semua pengaturan perangkat keras dan perangkat lunak di komputer Anda disimpan. Pencopotan perangkat lunak yang tidak benar atau tidak lengkap dapat memodifikasi registri dan meninggalkan beberapa entri yang tidak sah dalam registri. Ketika ada masalah dalam registri, Anda dapat melihat beberapa gejala, seperti kesalahan DLL, kesalahan EXE, dan kinerja PC yang lambat. Ini tidak bijaksana untuk secara manual melihat melalui registri dan memperbaikinya kecuali Anda seorang profesional komputer yang berpengalaman. Kesalahan sekecil apa pun dalam registri akan menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada sistem Anda. Cara terbaik dan paling direkomendasikan untuk memperbaiki masalah registri adalah menjalankan alat perbaikan yang brilian ini. Ini akan membantu Anda memperbaiki registri dan meningkatkan kinerja PC Anda.
Disarankan: Jika Anda tidak pandai komputer, disarankan agar Anda menggunakan Alat Perbaikan Kesalahan Otomatis ini untuk memperbaiki masalah semacam ini.

Sumber : http://www.fastfixerror.com/whats-vm331rmv-exe-how-to-fix-it-is-it-a-virus.html